Posted by : BERITA UNIK
Saturday, November 24, 2018
TIKETQQ - Menjadi cantik memang merupakan idaman untuk semua perempuan. Karena dengan tampil cantik maka akan membuat perempuan akan lebih percaya diri. Berbagai cara pun akan dilakukan oleh perempuan untuk bisa tampil cantik setiap harinya. Mulai dari melakukan berbagai perawatan, olahraga rutin dan mengenakan fashion yang terbaik.
Cantik memang hal yang relatif. Tidak melulu soal warna pada kulit, pakaian atau postur tubuh. Akan tetapi sebagian orang melihat kecantikan itu dari beberapa sisi dan belum tentu yang akan melihatnya akan sama.
Mengenai kecantikan untuk setiap orang mempunyai seleranya masing-masing. Seperti pada yang dirasakan oleh Suku Himba atau yang lebih dikenal dengan suku merah dari Afrika, tepatnya yang berasal dari Nambia Utara. Perempuan Suku Himba ini juga mempunyai kebiasan yang jarang dilakukan oleh perempuan pada umumnya agar bisa tampil lebih cantik.
Dengan populasi yang berjumlah 50 orang. Perempuan Suku Himba ini diakui sebagai perempuan yang paling indah atau paling cantik di Afrika. Bukan hanya itu, bahkan mereka juga dikenal dunia karena dari keunikan ritual kecantikannya.
Kecantikan perempuan suku Himba bukan dari operasi plastik atau pun dengan perawatan dari dokter. Kecantikan ini diperoleh dari kebiasaan mereka yang telah dianggap sebagian orang yang tidak lazim. Karena perempuan disana tidak pernah madni menggunakan air. Wah!
BANDARQ - Suku Himba memang sudah terbiasa mandi dengan otjize yang berasal dari mentega dab oker yang merah. Karena ditempat tinggal mereka memang termasuk tempat yang ekstrem dengan iklum gurun, yang membuat mereka akan selalu kekurangan air.
Mereka juga percaya, dengan mandi menggunakan otjize yang berwarna merah maka akan melembapkan kulit, dan melindungi tubuh dari sinar matahari, serangan serangga atau pun kuman.
Pemilihan warna merah ini bukan tanpa alasan. Warna kulit merah yang mereka punya merupakan sebuah kepercayaan yang mengatakan jika warna merah ini merupakan salah satu simbol dari bumi dan darah.
Teknik dari pembuatan otjize adalah menghancurkan batu oker merah yang menjadi potongan kecil. Kemudian potongan tersebut akan dicampur dengan lemak dan juga mentega yang sudah dipanaskan terlebih dahulu. Maka akan dilumurkan ke kulit dan juga rambut. Mereka juga percaya, warna merah ini yang berasal dari otjize merupakan kepercayaan mereka tentang simbol antara bumi dan darah.
Cantik memang hal yang relatif. Tidak melulu soal warna pada kulit, pakaian atau postur tubuh. Akan tetapi sebagian orang melihat kecantikan itu dari beberapa sisi dan belum tentu yang akan melihatnya akan sama.
Mengenai kecantikan untuk setiap orang mempunyai seleranya masing-masing. Seperti pada yang dirasakan oleh Suku Himba atau yang lebih dikenal dengan suku merah dari Afrika, tepatnya yang berasal dari Nambia Utara. Perempuan Suku Himba ini juga mempunyai kebiasan yang jarang dilakukan oleh perempuan pada umumnya agar bisa tampil lebih cantik.
Dengan populasi yang berjumlah 50 orang. Perempuan Suku Himba ini diakui sebagai perempuan yang paling indah atau paling cantik di Afrika. Bukan hanya itu, bahkan mereka juga dikenal dunia karena dari keunikan ritual kecantikannya.
Kecantikan perempuan suku Himba bukan dari operasi plastik atau pun dengan perawatan dari dokter. Kecantikan ini diperoleh dari kebiasaan mereka yang telah dianggap sebagian orang yang tidak lazim. Karena perempuan disana tidak pernah madni menggunakan air. Wah!
BANDARQ - Suku Himba memang sudah terbiasa mandi dengan otjize yang berasal dari mentega dab oker yang merah. Karena ditempat tinggal mereka memang termasuk tempat yang ekstrem dengan iklum gurun, yang membuat mereka akan selalu kekurangan air.
Mereka juga percaya, dengan mandi menggunakan otjize yang berwarna merah maka akan melembapkan kulit, dan melindungi tubuh dari sinar matahari, serangan serangga atau pun kuman.
Pemilihan warna merah ini bukan tanpa alasan. Warna kulit merah yang mereka punya merupakan sebuah kepercayaan yang mengatakan jika warna merah ini merupakan salah satu simbol dari bumi dan darah.
Teknik dari pembuatan otjize adalah menghancurkan batu oker merah yang menjadi potongan kecil. Kemudian potongan tersebut akan dicampur dengan lemak dan juga mentega yang sudah dipanaskan terlebih dahulu. Maka akan dilumurkan ke kulit dan juga rambut. Mereka juga percaya, warna merah ini yang berasal dari otjize merupakan kepercayaan mereka tentang simbol antara bumi dan darah.

