Posted by : BERITA UNIK
Saturday, December 29, 2018

Di tengah haru dan kesedihan atas musibah tsunami yang terjadi, nyatanya banyak orang yang tidak segan untuk datang langsung ke lokasi kejadian dan melakukan swafoto atau biasa disebut selfie.
Setelah menjadi salah satu lokasi yang terkena dampak tsunami, lokasi ini disebutkan telah dikunjungi oleh berbagai penggiat swafoto. Para penggiat swafoto yang rela harus menempuh perjalanan berjam-jam hanya untuk selfie, kemudian mengunggah swafoto berlatar belakang lokasi bekas tsunami tersebut ke linimasa media sosial.
Ya, Anda tak salah membaca kok! Tengok saja salah satunya Solihat dan ketiga orang temannya. Ramai-ramai berswafoto dengan latar belakang sebuah pantai di provinsi Banten tersebut. Sebuah lahan yang luluh lantak, lengkap dengan onggokan mobil-mobil dan peralatan pertanian yang hancur karena dihantam gelombang tsunami, yang dilaporkan menelan hingga hampir 500 jiwa.
BANDARQ -
Kepada Theguardian, Solihat beserta teman-temannya mengaku menempuh perjalanan selama kurang lebih dua jam dari Cilegon untuk mencapai lokasi “spot turis” tersebut. Tujuan awalnya disebutkan untuk memberikan donasi pakaian kepada para masyarakat yang menjadi korban selamat tsunami. Solihat mengungkapkan, foto selfie yang diunggah ke Facebook, kurang lebih menjadi semacam barang bukti bahwa mereka telah benar-benar sampai di lokasi dan memberikan donasi secara langsung.
Solihat menambahkan, terlepas dari banyak pihak yang mungkin menganggap foto selfie lokasi tsunami dirinya adalah sesuatu yang kurang pantas dilakukan, ia menilai pilihan selfie di lokasi bekas tsunami Selat Sunda ini bisa menjadi pengingat untuk orang lain agar bersyukur.
“Ketika orang-orang melihat foto lokasi yang hancur karena tsunami ini, mereka sadar bahwa mereka berada di tempat yang lebih baik. Foto-foto kehancuran kerusakan akan mendapatkan likes lebih banyak. Mungkin karena itu mengingatkan orang-orang untuk bersyukur,” ungkap Solihat.

http://rahsialakibini.blogspot.com/2015/02/download-bokep-mertua-dan-menantu.html
ReplyDelete